Belajar Tentang Menata Hati
Hati
memang sulit untuk diselami, namun ia bisa kita sentuh. Perjalanan hidup memang
berliku, kita akan mengalami banyak hal. Hanya satu yang membuat kita bertahan
adalah dengan mengikhlaskan segala urusan kehidupan kepada Allah. Hal ini
diungkapkan oleh Santi Rosmala dalam bukunya Menuju Bahtera Ikhlas. Pada awalnya
buku ini merupakan kumpulan status postingan Facebook-nya. Setiap kali
mengalami hal yang dirasakan olehnya, ia akan tuliskan dengan sejujur-jujurnya
dari hati. Sudah setahun lebih ia menulis status tentang motivasi islam, yang
membuat pembaca akan merasa disembuhkan dari setiap lukanya. Saya merasa ketika
saya membaca statusnya, saya sedang membaca tentang diri saya sendiri.
Akhirnya
dengan dorongan dari founder Joeragan
Artikel, Ibu Sri Kuswayati atau sering disebut Ummi Aleeya, statusnya dibukukan.
Buku ini launching bersamaan dengan design gamis dan khimar dari Gerai Rosmala
Syar’i milik Santi Rosmala di The Palace Jeweler, TSM Bandung (10/01/2019).
Dalam karyanya tersebut, ia mendapat dukungan besar dari Ibu Hirni Kifa Hazefa,
ketua IPEMI kota Bandung dan founder Bisa
Bicara Trainning dan Coaching. Buku-bukunya dicetak atas bantuan dari penerbit
Arvatha Abadi Publishing, salah satu sahabatnya, Santi Suwandi.
Santi
Rosmala merasa terharu akan buku solonya ini yang menuai banyak dukungan dari
beberapa sahabat penulis lainnya, seperti Anthon Budyana (Islamic Financial
Planner), Indari Mastuti (CEO Indscript Creative & Indblack) dan Linur
Tisseti (Sutradara Film Mother Pictures). Ada juga sponsor dari Frey Yogurt, De
Honje, LemonUp dan lain-lain. Dalam acaranya kemarin, Santi Rosmala meluncurkan
design gamis dan khimar 2019 yang
bertemakan perahu pada aksen gamisnya. Serta menampilkan beberapa perhiasan
berlian dan emas dari The Palace yang sangat memukau para tamu. Di akhir acara,
Oo Hermawan, penulis skenario membacakan salah satu karya tulisan dalam buku
Menuju Bahtera Ikhlas yang berjudul, “Apa yang Harus Aku Risaukan?”.




