Minggu, 13 Januari 2019

Launching Buku Menuju Bahtera Ikhlas Karya Santi Rosmala


Belajar Tentang Menata Hati

Hati memang sulit untuk diselami, namun ia bisa kita sentuh. Perjalanan hidup memang berliku, kita akan mengalami banyak hal. Hanya satu yang membuat kita bertahan adalah dengan mengikhlaskan segala urusan kehidupan kepada Allah. Hal ini diungkapkan oleh Santi Rosmala dalam bukunya Menuju Bahtera Ikhlas. Pada awalnya buku ini merupakan kumpulan status postingan Facebook-nya. Setiap kali mengalami hal yang dirasakan olehnya, ia akan tuliskan dengan sejujur-jujurnya dari hati. Sudah setahun lebih ia menulis status tentang motivasi islam, yang membuat pembaca akan merasa disembuhkan dari setiap lukanya. Saya merasa ketika saya membaca statusnya, saya sedang membaca tentang diri saya sendiri.

Akhirnya dengan dorongan dari founder Joeragan Artikel, Ibu Sri Kuswayati atau sering disebut Ummi Aleeya, statusnya dibukukan. Buku ini launching bersamaan dengan design gamis dan khimar dari Gerai Rosmala Syar’i milik Santi Rosmala di The Palace Jeweler, TSM Bandung (10/01/2019). Dalam karyanya tersebut, ia mendapat dukungan besar dari Ibu Hirni Kifa Hazefa, ketua IPEMI kota Bandung dan founder Bisa Bicara Trainning dan Coaching. Buku-bukunya dicetak atas bantuan dari penerbit Arvatha Abadi Publishing, salah satu sahabatnya, Santi Suwandi.
 




Santi Rosmala merasa terharu akan buku solonya ini yang menuai banyak dukungan dari beberapa sahabat penulis lainnya, seperti Anthon Budyana (Islamic Financial Planner), Indari Mastuti (CEO Indscript Creative & Indblack) dan Linur Tisseti (Sutradara Film Mother Pictures). Ada juga sponsor dari Frey Yogurt, De Honje, LemonUp dan lain-lain. Dalam acaranya kemarin, Santi Rosmala meluncurkan design gamis dan khimar 2019 yang bertemakan perahu pada aksen gamisnya. Serta menampilkan beberapa perhiasan berlian dan emas dari The Palace yang sangat memukau para tamu. Di akhir acara, Oo Hermawan, penulis skenario membacakan salah satu karya tulisan dalam buku Menuju Bahtera Ikhlas yang berjudul, “Apa yang Harus Aku Risaukan?”.  




Dari beberapa quote-nya, ada satu quote yang simple namun bermakna, “Tulus : Sebuah ketulusan bisa diukur dari seberapa besarnya kesabaran yang diperjuangkan.” Santi Rosmala.


BATAL PUASA (CERPEN 1000 KATA)

Hari itu langit sore memerah di ujung rumahnya. Aku merasa malu. Kejadian dua puluh tahun lalu, aku dan sahabat kecilku, tertutup lembaran s...